TEKS MISA

Teks Misa Minggu Prapaskah 4

HARI MINGGU PRAPASKAH 4
Tahun B ( U )
10 Maret  2024

Pengantar
I : Gambaran dengan ratusan domba agak begitu sulit kita jumpai di sekitar kita. Namun, tidak begitu sulit meraba apa maksud dengan perumpamaan itu. Yesus mengatakan diri-Nya sebagai gembala yang baik. Gembala Baik mempertaruhkan hidupnya agar kita menikmati kehidupan sejati. Semoga semakin hari kita dapat mengalami pendampingan Gembala Baik kita yang akan membawa ke tempat yang aman dan air yang segar. Sangat penting mengikuti langkah Gembala Baik itu yang telah menyerahkan nyawanya bagi domba-domba-Nya.

RITUS PEMBUKA

Lagu Pembuka

Antifon Pembuka
Bersukacitalah, hai Yerusalem, dan berhimpunlah, kamu semua yang mencintainya; bergembiralah dengan sukacita, hai kamu yang dulu berdukacita, agar kamu bersorak sorai dan dipuaskan dengan kelimpahan penghiburanmu

Tanda Salib dan Salam
I : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U : Amin
I : Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.

Tobat
I : Saudara-saudari, marilah kita mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.
U : Saya mengaku…
I : Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U : Amin

Tuhan Kasihanilah Kami

Doa Kolekta:
I : Marilah berdoa
Allah Bapa Yang Maharahim, Engkau telah mengutus Putra-Mu, sebagai terang yang menghalau kegelapan dosa kami. la datang ke dunia bukan untuk menghukum tetapi untuk menyelamatkan kami. Maka, kami mohon bukalah hati kami untuk melihat terang Putra-Mu itu sehingga kami dapat berjalan di jalan yang benar. Sebab, Dialah Tuhan dan Pengantara kami yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama 2Taw. 36:14-16.19-23
L : Bacaan dari Kitab Kedua Tawarikh:
Ketika Israel diperintah oleh Raja Zedekia, semua pemimpin di antara para Imam dan rakyat berkali-kali berubah setia dengan mengikuti segala kekejian bangsa-bangsa lain. Rumah yang dikuduskan Tuhan di Yerusalem mereka najiskan. Namun Tuhan, Allah nenek moyang mereka, berulang-ulang mengirim pesan melalui utusan-utusan-Nya, karena Tuhan sayang kepada umat-Nya dan kepada tempat kediaman-Nya. Tetapi mereka mengolok-olok para utusan Allah itu, menghina segala Firman Allah, dan mengejek nabi-nabi-Nya. Oleh sebab itu murka Tuhan    bangkit terhadap umat-Nya, sehingga tidak mungkin lagi ada pemulihan. Maka Tuhan menggerakkan raja orang-orang Kasdim. Mereka membakar rumah Allah, merobohkan tembok Yerusalem dan membakar segala puri dalam kota itu, sehingga musnahlah segala perabotan yang indah-­indah. Mereka yang masih tinggal dan terluput dari pedang diangkutnya ke Babel, mereka dijadikan budak raja dan budak anak-anaknya sampai kerajaan Persia berkuasa. Dengan demikian genaplah Firman Tuhan yang diucapkan Yeremia, sampai tanah ini pulih dari akibat dilalaikannya tahun-tahun sabat, karena tanah itu menjadi tandus selama tahun sabat, hingga genaplah tujuh puluh tahun. Pada tahun pertama   pemerintahan Koresh, raja negeri Persia, Tuhan menggerakkan hati  Koresh, raja negeri Persia itu, untuk menggenapkan firman yang diucapkan oleh Yeremia. Maka dimaklumkanlah di seluruh kerajaan Koresh, secara lisan dan tulisan maklumat ini: “Beginilah perintah Koresh, raja Persia. Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Allah semesta langit. la menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem yang terletak di Yehuda. Siapa di antara kamu termasuk umat­Nya, kiranya Tuhan Allah menyertai-nya, dan biarlah ia berangkat pulang!”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku jika aku tidak mengingat engkau.
Ayat:
1. Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita menangis apabila kita mengingat Sion. Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita gantungkan kecapi kita.
2. Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian suka-cita: “Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!”

Bacaan Kedua Ef. 2:4-10
L : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:
Saudara-saudara, terdorong oleh kasih karunia-Nya yang besar, yang telah dilimpahkan-Nya kepada kita, Allah yang kaya dengan rahmat telah menghidupkan kita bersama dengan Kristus. Sekalipun kita telah mati karena kesalahan kita. Jadi kamu diselamatkan berkat kasih karunia. Di dalam Kristus Yesus itu Allah telah membangkitkan kita juga dan memberi tempat di surga bersama dengan Dia. Dengan itu Allah bermaksud di masa yang akan datang menyatakan kepada kita kasih karunia-Nya yang berlimpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. Sebab berkat kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman. Keselamatan itu bukanlah hasil usahamu, melainkan pemberian Allah. Jadi keselamatan itu bukanlah hasil pekerjaanmu. Maka jangan sampai ada orang yang memegahkan diri. Sebab sesungguhnya kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik, yang sudah dipersiapkan Allah sebelumnya. la mau, supaya kita hidup di dalam-Nya.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil Yoh. 3:16
S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Begitu besar kasih Allah akan dunia, sehingga la telah menganugerahkan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya, beroleh hidup yang kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Bacaan Injil Yoh. 3:14-21
I : Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Sekali peristiwa Yesus berkata kepada Nikodemus yang datang kepada-Nya pada waktu malam, “Sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga la telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,   melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak­Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; tetapi barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat, sebab barangsiapa berbuat jahat, ia membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak tampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.”
Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.

Homili

Syahadat

Doa Umat
I : Kristus bersabda, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga la telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Berkat belas kasih-Nya yang tak terbatas, la akan mendengarkan doa-doa kita. Maka marilah kita berdoa kepada Allah, Bapa kita.
L : Bagi pimpinan Gereja. Ya Bapa, jiwailah kiranya para pemimpin Gereja dengan Roh-Mu, agar kegembiraan dan harapan umat manusia tetap memancar dari mereka. Semoga kesaksian hidup mereka akan Injil-Mu menuntun kami untuk senantiasa hidup seturut Sabda-Mu. Kami Mohon
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi pimpinan masyarakat. Ya Bapa, terangilah para pemimpin masyarakat kami agar melihat salib sebagai tanda semangat pengorbanan bagi sesama. Semoga kekuasaan yang mereka miliki bukanlah kekuasaan untuk kepentingan diri sendiri melainkan demi pelayanan dan keselamatan semua orang. Kami Mohon
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi mereka yang kehilangan segala-galanya, yaitu para pengungsi, para buangan dan korban perang. Ya Bapa, kasihanilah dan hiburlah mereka yang terpaksa mengungsi dan dibuang dari tengah masyarakatnya. Ulurkanlah tangan kasih-Mu melalui orang-orang yang tekun berjuang dalam mengakhiri penderitaan mereka. Kami Mohon
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan
L : Bagi sahabat-sahabat yang sedang mengalami cobaan. Ya Bapa, tunjukkanlah kiranya salib Putra-Mu kepada sahabat-sahabat kami yang sedang mengalami cobaan. Melalui salib, ajarlah kami untuk memahami jalan cinta kasih yang akan meneguhkan kami bersama dalam menghadapi setiap cobaan hidup kami. Kami Mohon
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
I : Allah Bapa kami, Engkau mengutus Putra-Mu ke dunia bukan untuk menghukum, melainkan untuk menyelamatkannya. Dampingilah kami dalam suka duka dan jadilah penyelamat kami melalui Yesus Kristus, Putra-Mu dan Tuhan kami.
U : Amin.

LITURGI EKARISTI

Lg. Persiapan Persembahan :

Doa Persiapan Persembahan
I : Ya Allah, terimalah persembahan yang kami hunjukkan kepada-Mu ini. Kami mohon, persatukanlah persembahan kami ini dengan kurban Kristus, Putra-Mu, sehingga menjadi sarana pendamaian bagi kami. Sebab, Dialah Tuhan dan Pengantara kami.
U : Amin

DOA SYUKUR AGUNG

Dialog Pembuka
I : Tuhan bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
I : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U : Sudah kami arahkan.
I : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U : Sudah layak dan sepantasnya.

Prefasi                                             

Anamnese
I : Marilah mewartakan misteri iman kita.
U : Setiap kali kami makan roti ini, dan minum dari piala ini, wafatMu Tuhan, kami wartakan hingga Engkau datang.

Bapa Kami

Doa Damai
I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu; dan berilah kami damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu. Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U : Amin
I : Semoga damai Tuhan selalu bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.

Pemecahan Roti

Persiapan Komuni
I : Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah saudara-saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.
U : Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

Komuni

Lagu Komuni

Antifon Komuni
Yerusalem dibangun sebagai kota yang rapat terusun. Kesana berziarah suku-suku, yakni suku-suku Tuhan, untuk  memuji namaMu, ya Tuhan.

Doa Sesudah Komuni
I : Marilah berdoa:
Ya Allah, kami bersyukur atas anugerah keselamatan yang kami terima, bukan karena jasa dan usaha kami tetapi     karena kemurahan hati-Mu. Semoga, keyakinan iman ini selalu menopang hidup kami sehingga kami mempunyai pengharapan yang kuat akan keselamatan abadi yang Kau­janjikan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U : Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman 

Berkat dan Pengutusan
I : Tuhan bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
I : Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati saudara sekalian, Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U : Amin
I : Saudara-saudari, pergilah, misa sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.

Lagu Penutup

Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org

Dapatkan Informasi secara update, cepat, dan resmi dengan bergabung ke Whatsapp Channel “Gereja Santo Yusup Ambarawa”, caranya klik link s.id/WAChannel kemudian ikuti / follow.
Mari bergabung di Channel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.