WARTA PAROKI

Hari Raya Palma 2024

2024/03/23-24 Misa Perayaan Palma yang dimulai dari hari Sabtu, 23 Maret 2024 pukul 17.00 hingga 24 Maret 2024 pukul 17.00 bertempat di Gereja Paroki St. Yusup Ambarawa atau yang sering disebut Gereja Jago Ambarawa.

Misa ini dipimpin oleh Romo Johannes Abdipranata SJ, Romo Imanuel Eko Anggun SJ ,dan Romo Stephanus Bratakartana SJ. Dengan dibantu petugas misdinar dan prodiakon. Selain itu seperti halnya misa perayaan palma sebelumnya. Pada perayaan minggu palma ini juga terdapat Passio untuk pembacaan kisah wafat Yesus Kristus. Misa diawali dengan pembacaan injil serta homili singkat. Lalu diteruskan dengan pemberkatan daun palma.

Perayaan Ekaristi yang diadakan ini bertujuan untuk mengenang peristiwa Yesus di sambut bagai seorang raja saat memasuki Kota Yerusalem oleh umat dengan membawa daun palem. Daun Palem sendiri memiliki makna sebagai pralambang kejayaan dan kemenangan.

(Gambar umat yang membawa daun palma untuk menyambut perarakan romo menuju ke altar)

Misa Perayaan Palma ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena tidak diadakan di Gua Maria Kerep Ambarawa dengan diawali perarakan. Namun umat tetap dengan antusias datang mengikuti perayaan ekaristi ini. Bahkan mereka yang datang sampai memenuhi tempat duduk yang telah disediakan di luar gereja. Jumlah uamt yang hadir dari 3 kali misa yang diadakan dapat mencapai lebih dari 3000 orang. Belum termasuk para peugas yang ikut memeriahkan misa.

Bacaan pertama pada hari itu diambil dari Kitab Yesaya, “Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid supaya dengan perkataanku aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu.” (Yes 50 : 4) Begitulah kutipan dari bacaan pertama yang dibacakan pada perayaan palma ini Memberikan kita pesan untuk mensyukuri segala hal yang terjadi pada hidup kita.

Baca juga : Makna Daun Palma Bagi Kita

Misa yang diadakan sebanyak tiga kali, terhitung dari sabtu sore hingga minggu sore ini ternyata dipimpin oleh 3 romo yang berbeda. Walaupun Bacaan Injil yang dibacakan itu sama, namun isi dari homili yang disampaikan oleh setiap Romo dapat berbeda beda. Seperti contohnya pada misa pertama yang diadakan pada 25 Maret 2024, Romo Imanuel Eko Anggun atau yang akrab dipanggil Romo Anggun dalam homilinya mengatakan bahwa perayaan minggu palma ini sebagai peristiwa yang ironis. Karena Yesus disambut di gerbang Yerusalem bagaikan seorang raja dengan menaiki keledai. Sedangkan pada Jumat Agung, Yesus disalibkan bagaikan seorang kriminal oleh rakyat Yerusalem.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org

Dapatkan Informasi secara update, cepat, dan resmi dengan bergabung ke Whatsapp Channel “Gereja Santo Yusup Ambarawa”, caranya klik link s.id/WAChannel kemudian ikuti / follow.
Mari bergabung di Channel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Advertisements
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *