BACAAN HARIAN

Bangkit dan Meninggalkan Kebiasaan Lama

Kebangkitan-Nya yang kita rayakan hendaknya membuat kita sadar, segera bangkit dan meninggalkan kebiasaan lama hidup kita, dan menjawab panggilan-Nya untuk senantiasa hidup dalam kesucian.

Renungan Harian Katolik, Sabtu 16 April 2022.

Sabtu Suci (Putih)

Bacaan I : Kel. 14:15-15:1

Mazmur : Kel. 15:1-2.3-4.5-6.17-18

Bacaan II : Rm. 6:3-11

Bacaan Injil : Markus 16:1-7

Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.

Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?”

Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan.

Merekapun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia. Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu.”

RENUNGAN

Allah adalah asal mula segala-galanya. la adalah sumber kehidupan kita. Ia memberi kita napas kehidupan, rezeki, jalinan persahabatan dengan sesama, alam yang indah, dan segala yang baik bagi kita.

Sebagai ciptaan-Nya, kita dipanggil untuk dapat bersatu dengan-Nya. Dalam sejarah keselamatan, misalnya dalam sejarah Israel, Allah mengutus nabi-nabi untuk menyelamatkan mereka. la membebaskan bangsa umat pilihan dan ketertindasan, kendati mereka juga kerap berpaling dari-Nya. Allah sungguh peduli dengan ciptaan-Nya.

Kepedulian Allah memuncak dalam diri Yesus Kristus, Putra Tunggal-Nya. Sang Putra datang ke dunia, berkarya, menderita, wafat, dan kemudian bangkit. Seluruh peristiwa itu menunjukan kepedulian Allah terhadap kita.

Kebangkitan-Nya yang kita rayakan hendaknya membuat kita sadar, segera bangkit dan meninggalkan kebiasaan lama hidup kita, dan menjawab panggilan-Nya untuk senantiasa hidup dalam kesucian.

DOA

Tuhan, kuatkanlah kami agar kami hidup di dalam kesucian sebagai murid-Mu dalam seluruh peziarahan hidup kami. Amin.

Baca juga : Karena Cinta

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org.

Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia.

Advertisements
Advertisements