Yesus Memanggil Orang-Orang Yang Dikehendaki-Nya

Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.

Renungan Harian Katolik, Jumat 21 Januari 2022, Pekan Biasa II.

Pw. Sta. Agnes Prw Mrt (Merah)

Bacaan I : 1Sam. 24:3-21

Mazmur : 57:2.3-4.6.11

Bacaan Injil : Markus 3:13-19

Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.

Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

RENUNGAN

Jangan pernah mencari kesempatan dalam kesempitan. Artinya, dalam situasi sulit yang menimpa teman, lawan, atau masyarakat, kita jangan mencari keuntungan yang berakibat bertambah besarnya kesulitan sesama. Jangan mau berbahagia di atas penderitaan sesama. Dalam pertandingan atau persaingan pun, bahkan dalam perang harus ada etika, ada sportivitas, sehingga lawan kalah dan kita menang dengan hormat dan dalam keadilan walaupun dalam arti minimal. Daud menunjukkan hal itu dalam kisah bacaan pertama hari ini (1 Sam 24:3-21). Ia mempunyai kesempatan untuk membunuh Saul, lawannya. Namun, ia tidak melakukannya. Bahkan, ketika dia digoda oleh firman Tuhan sendiri (1Sam. 24:5-7).

Keikhlasan dan ketulusan yang bersumber pada ketaatan kepada Tuhan menghantar Daud untuk melakukan apa yang terhormat di mata sesama dan Tuhan. Saul diurapi Tuhan. Karena itu, biarlah kematiannya ditentukan oleh tangan Tuhan, dan bukan oleh tangannya. Hal ini justru menyadarkan Saul atas kesalahannya (1Sam. 24:1 7-20). Saul dan Daud berada dalam situasi perang. Virus perang adalah setan. Karena itu, dalam bacaan Injil hari ini (Mrk 3:13-19), Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya untuk memberitakan Injil sambil mengusir setan. Pekerjaan besar entah baik atau jahat selalu butuh tenaga. Buahnya tergantung pada pemimpinnya. Mari kita mengikuti teladan Daud dan terutama Yesus.

DOA

Ya Tuhan, bantulah kami untuk menjadi pewarta Injil. Kiranya kami dibebaskan dari sikap mengambil kesempatan dalam kesempitan. Amin.

Baca juga : Engkaulah Anak Allah

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org

Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Advertisements
Advertisements