Teks Misa Minggu Prapaskah 3

HARI MINGGU PRAPASKAH III
Tahun Litugi A ( U )
12 Maret 2023

Pengantar
I : Untuk Minggu Prapaskah ketiga arah renungan akan mem- bawa kita semua kepada permenungan makna pembaptisan. Sebagaimana para calon baptis dipersiapkan untuk pembaptisan, demikian pula kini kita diajak mendalami martabat kita sebagai orang yang disatukan dalam Kristus oleh kerena pembaptisan yang kita terima. Melalui air baptis kita semua disucikan dari dosa dan dianugerahi hidup baru dalam Kristus. Manusia lama kita ikut mati bersama wafat Kristus, dan kita diberi hidup baru melalui kebangkitan Kristus. Kristuslah sumber air hidup. Semoga kita merasakan disegarkan lagi dalam menghayati pelaksanaan janji baptis kita.

RITUS PEMBUKA

Lagu Pembuka PS. 425

Antifon Pembuka Bdk. Yeh. 36:23-26
Apabila nama-Ku sudah dikuduskan dalam dirimu, Aku akan mengumpulkan kamu dari seluruh bumi; dan Aku akan mencurahkan air jernih ke atasmu, maka kamu akan dibersihkan dari segala kenajisanmu; dan Aku akan mem- berimu roh yang baru, Sabda Tuhan

Tanda Salib dan Salam
I : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U : Amin
I : Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.

Tobat

Doa Kolekta:
I : Marilah kita berdoa. (hening sejenak)
Ya Allah Yang Maharahim dan sumber segala kebaikan, Engkau telah menyatakan bahwa dosa dapat diampuni dengan puasa, doa dan amal kasih. Sudilah memandang kami, ciptaan-Mu yang rapuh. Semoga belas kasih-Mu senantiasa mengangkat kami kembali ketika kami tertunduk karena menyadari kesalahan kami. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin

Bacaan Pertama Kel. 17:3-7
L : Bacaan dari Kitab Keluaran:
Sekali peristiwa, setelah Bangsa Israel melewati padang gurun Sin, dan berkemah di Rafidim, kehausanlah mereka di sana. Maka bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata, “Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir untuk membunuh kami, anak-anak dan ternak kami dengan kehausan?” Lalu berseru-serulah Musa kepada Tuhan, katanya, “Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!” Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “Berjalanlah di depan bangsa itu, dan bawalah serta beberapa orang dari antara tua-tua Israel; bawalah juga tongkatmu yang kaupakai memukul Sungai Nil, dan pergilah. Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; pukullah gunung batu itu, dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum. Demikianlah diperbuat Musa di depan tua-tua Israsel. Maka dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar, dan oleh karena mereka telah mencobai Tuhan dengan mengatakan, “Adakah Tuhan di tengah-tengah kita?”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Pada hari ini kalau kamu mendengar suara Tuhan, janganlah bertegar hatimu
Ayat :

  1. Marilah kita bernyanyi-nyanyi bagi Tuhan bersorak-sorai bagi Gunung Batu keselamatan kita. Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,  bersorak-sorailah bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.
  2. Masuklah, mari kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita. Sebab Dialah Allah kita; kita ini umat gembalaan-Nya serta kawanan domba-Nya.

Bacaan Kedua Rm. 5:1-2.5-8
L : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk ke dalam kasih karunia Allah. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan pengharapan itu tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar, tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati. Tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil
S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Tuhan, Engkaulah Juruselamat dunia. Berilah aku air kehidupan, supaya aku tidak haus lagi.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Bacaan Injil  Yoh. 4:5-15.19b-26.39a.40-42
I : Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Sekali peristiwa sampailah Yesus ke sebuah kota di Samaria, yang bernama  Sikhar, dekat tanah yang dahulu diberikan Yakub kepada anaknya, Yusuf. Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu la duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas. Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya, “Berilah Aku minum!” Sebab murid-­murid Yesus telah pergi ke kota untuk membeli makanan. Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya, “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?” Maklumlah, orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria. Jawab Yesus kepadanya, “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapa Dia yang berkata kepadamu ‘Berilah Aku minum’ niscaya engkau telah meminta kepada-Nya, dan la telah memberikan kepadamu air hidup.” Kata perempuan itu kepada-Nya, Tuhan Engkau tidak punya timba, dan sumur itu amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? Adakah Engkau lebih besar dari bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan ia sendiri telah minum dari dalamnya, ia beserta anak-anak dan ternaknya?’ Jawab Yesus kepadanya, “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi. Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus sampai ke hidup yang kekal.” Kata perempuan itu kepada-Nya, “Tuhan, berilah aku air itu supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba.” [Setelah Yesus menyinggung masalah pribadi perempuan itu,] perempuan itu berkata kepada Yesus, “Tuhan, nyata sekarang kepadaku, bahwa Engkau seorang nabi. Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah.” Kata Yesus kepadanya, “Percayalah kepada-Ku hai perempuan, saatnya akan tiba bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan di Yerusalem. Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, tetapi kami menyembah yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari Bangsa Yahudi. Tetapi saatnya akan datang, dan sudah datang sekarang, bahwa para penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran, sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah yang demikian. Allah itu Roh, dan barangsiapa menyembah Dia harus menyembah-Nya dalam Roh dan kebenaran.” Jawab perempuan itu, “Aku tahu, bahwa Mesias, yang disebut juga Kristus, akan datang; apabila datang, la akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.” Kata Yesus kepadanya, “Aku­lah Dia, yang sedang bercakap-cakap dengan engkau!” Banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada Yesus karena perkataan perempuan itu. Dan ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya supaya Yesus tinggal pada mereka; dan Yesus pun tinggal di situ dua hari lamanya. Dan lebih banyak orang lagi yang menjadi percaya karena perkataan Yesus, dan mereka berkata kepada perempuan itu, “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia, dan kami tahu bahwa Dia benar-benar Juru Selamat dunia.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.

Homili

Syahadat

Doa Umat
I : Marilah kita dalam roh dan kebenaran berdoa kepada Allah Bapa kita, sumber segala kehidupan, sambil berseru: Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami.
L : Bagi Gereja Allah. Semoga Gereja Allah jangan sampai mengecewakan orang yang mendambakan hidup sejati, melainkan mengantarnya kepada Kristus, jalan, kebenaran dan kehidupan. Marilah kita berdoa kepada-Nya …
U : Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami.
L : Bagi masyarakat kita. Semoga Allah mencurahkan Roh-Nya kepada masyarakat kita agar dalam setiap langkah hidup ini, kita selalu terarah kepada Yesus Kristus: jalan, kebenaran, dan kehidupan. Marilah kita berdoa kepada-Nya …
U : Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami.
L : Bagi mereka yang mau meninggalkan Gereja. Semoga mereka yang mau meninggalkan Gereja Allah mengalami keterbukaan hati dan merasa tertarik untuk kembali dengan menyaksikan usaha-usaha kita yang jujur dalam hidup sesuai semangat Kristus. Marilah kita berdoa kepada-Nya …
U : Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami.
L : Bagi kita di sekitar sumber hidup sejati. Semoga kita selalu sadar akan kehendak Yesus, yang mengutus kita melanjutkan dan menyelesaikan karya-Nya. Marilah kita berdoa kepada-Nya …
U : Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami.
I : Allah Bapa Yang Maharahim, sengsara dan wafat Kristus merupakan bukti cinta kasih-Mu kepada kami. Perkenan­kanlah kami hidup sesuai dengan semangat-Nya. Maka setiap hari kami akan memberi kesaksian atas cinta kasih sejati, sekarang dan sepanjang masa. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin.

LITURGI EKARISTI

Lagu Persiapan Persembahan: 486, 585

Doa Atas Persembahan
I : Ya Allah, semoga dengan kurban ini Engkau berkenan membantu kami agar kami bersedia mengampuni saudara­saudari kami sebagaimana kami sendiri mengharapkan pengampunan atas kesalahan-kesalahan kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin

DOA SYUKUR AGUNG

Dialog Pembuka
I : Tuhan bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
I : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U : Sudah kami arahkan.
I : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U : Sudah layak dan sepantasnya.

Prefasi Perempuan Samaria
I : Sungguh layak dan sepantasnya, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang kudus, Allah Yang Mahakuasa dan kekal: dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Ketika la minta minum dari perempuan Samaria, la sudah menumbuhkan karunia iman dalam diri perempuan itu. Ia berkenan membangkitkan kehausan iman akan diri-Nya begitu kuat, sehingga berkobarlah api kasih ilahi dalam diri perempuan itu. Dari sebab itu, kami pun bersyukur kepada-Mu, dan bersama para Malaikat mewartakan Kekuatan-Mu dengan bernyanyi/berseru:

Kudus

Anamnese
I : Marilah mewartakan misteri iman kita.
U : Setiap kali kami makan roti ini, dan minum dari piala ini, wafatMu Tuhan, kami wartakan hingga Engkau datang.

Bapa Kami

Doa Damai
I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu; dan berilah kami damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu. Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U : Amin
I : Semoga damai Tuhan selalu bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.

Pemecahan Roti

Persiapan Komuni
I : Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah saudara-saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.
U :
Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

Komuni

Lagu Komuni PS: 603, 653

Doa Masa Prapaskah

L : Allah Bapa yang mahabaik, kami bersyukur kepada-Mu atas Masa Prapaskah yang Kauanugerahkan kepada kami. Lewat Masa Prapaskah ini Engkau mengingatkan kami untuk menyadari segala kebaikan-Mu. Selama Masa Prapaskah ini Engkau melimpahkan rahmat untuk menyegarkan iman kami.
U : Engkau mengajak kami untuk bertobat, menyesali kekurangan dan dosa-dosa kami. Engkau mendorong kami untuk melepaskan diri dari belenggu nafsu yang menyesatkan. Engkau mengajar kami untuk hidup sederhana, mensyukuri segala anugerah-Mu, dan membantu orang-orang yang menderita. Selama Masa Prapaskah ini Engkau membimbing para calon baptis yang akan bersatu dengan kami melalui Sakramen Baptis. Dan sambil mendampingi mereka, kami pun Kauajak menyegarkan rahmat baptisan yang pernah kami terima dari-Mu.
L : Semoga karena rahmat-Mu yang Kaulimpahkan selama Masa Prapaskah ini kami dapat semakin bersatu dengan Putra-Mu, Yesus Kristus, serta tinggal di dalam kasih-Nya sehingga kami dapat menghadirkan damai bagi sesama dan alam ciptaan. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami, kini dan sepanjang masa.
U : Amin.

Doa Sesudah Komuni 
I : Marilah berdoa:
Ya Allah, kami telah dipuaskan dengan roti surgawi dan menerima jaminan hidup abadi, meskipun kami masih berada di dunia ini. Dengan bersujud kami mohon kepada-Mu agar sakramen yang kami terima mendapat kepenuhan-nya dalam kesaksian hidup kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U : Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman 

Berkat dan Pengutusan
I : Tuhan bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
I : Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati saudara sekalian, Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U : Amin
I : Saudara-saudari, pergilah, misa sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.

Lagu Penutup PS : 656

Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org

Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Advertisements
Advertisements