Teks Misa Minggu Prapaskah 1

HARI MINGGU PRAPASKAH 1
Tahun Litugi A ( U )
26 Februari 2023

Pengantar
I : Minggu pertama Prapaskah mengarahkan setiap umat beriman untuk menjadikan masa waktu 40 hari sebagai masa belajar membangun ketaatan iman dengan mengambil teladan Yesus yang dengan taat melaksanakan kehendak Bapa-Nya. Ketaatan itu dimulai dengan olah diri yang serius: berpuasa untuk dapat memiliki kepekaan hati guna mengikuti dan melaksanakan kehendak Bapa. Begitu pula, kita semua ingin berolah diri dengan puasa agar semakin kuat dan tajam membedakan mana tindakan dosa dan mana yang selaras dengan kehendak Allah

RITUS PEMBUKA

Lagu Pembuka PS. 479

Antifon Pembuka Bdk. Mzm. 91:15-16
“Ia akan memanggil-Ku dan Aku akan mendengarkan dia. Aku akan meluputkan dan memuliakannya. Dengan umur panjang akan Kupenuhi dia”

Tanda Salib dan Salam
I : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U : Amin
I : Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.

Tobat

Doa Kolekta:
I : Marilah kita berdoa. (hening sejenak)
Allah Yang Mahakuasa, kami menjalankan masa Prapaskah ini sebagai tanda pertobatan kami. Semoga kami semakin mengenal misteri Kristus dan mampu menghadirkan-Nya dengan hidup yang pantas. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin

Bacaan Pertama. Kej. 2:7-9.3:1-7
L : Bacaan dari Kitab Kejadian:
Ketika Tuhan Allah menjadikan langit dan bumi, la membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan napas hidup ke dalam hidungnya. Demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Selanjutnya Tuhan Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; di situlah di­tempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Lalu Tuhan Allah menumbuhkan berbagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; di tengah-­tengah taman itu la menumbuhkan pohon kehidupan, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan Allah, ular adalah binatang yang paling cerdik. Ular itu berkata kepada perempuan yang telah diciptakan Tuhan, “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon di taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” Sahut perempuan itu kepada ular, “Buah pohon-pohon dalam taman ini boleh kami makan. Tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun kamu raba buah itu, nanti kamu mati.” Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu, “Sekali-kali kamu tidak akan mati! Tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan, dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Maka ia mengambil dari buahnya, lalu dimakan, dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia; dan suaminya itu memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua, dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan  
Kasihanilah kami ya Allah, karena kami orang berdosa
Ayat:
1. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
2. Sebab aku sadar akan pelanggaranku, dosaku selalu terbayang di hadapanku. Terhadap Engkau sendirilah aku berdosa yang jahat dalam pandangan-Mu kulakukan.

Bacaan Kedua Rm. 5:12-19
L : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara, dosa telah masuk ke dunia lantaran satu orang, dan karena dosa itu, masuklah juga maut. Demikianlah maut telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Sebab sebelum hukum Taurat ada, di dunia ini telah ada dosa. Tetapi, dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.   Sungguhpun demikian dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa, maut telah berkuasa juga atas mereka yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran dari Dia yang akan datang. Tetapi, karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang itu, semua orang telah jatuh dalam kuasa maut, jauh lebih besarlah kasih karunia dan anugerah Allah, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang lantaran satu orang, yaitu Yesus Kristus. Kasih karunia Allah jauh lebih besar daripada dosa satu orang. Sebab, penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, sedangkan pemberian kasih karunia atas banyak pelanggaran telah mengakibatkan pembenaran. Jadi, jika oleh dosa satu orang maut telah ber­kuasa, lebih benarlah yang terjadi atas mereka yang telah menerima limpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran; mereka akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. Sebab itu, seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan   kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil                       
S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Bacaan Injil: Mat. 4:1-11
I : Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun supaya dicobai Iblis. Setelah berpuasa selama empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya, “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” Tetapi Yesus menjawab, “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah.” Kemudian Iblis membawa Yesus ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan bait Allah. Lalu Iblis berkata kepada-Nya, “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau la akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya, dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk pada batu.” Yesus menjawab kepadanya, “Ada tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”. Lalu Iblis membawa Yesus ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya. Iblis berkata kepada-Nya, “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” Maka berkatalah Yesus kepadanya, “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau harus berbakti!” Lalu Iblis meninggalkan Yesus, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Dia.
Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.

Homili

Syahadat

Doa Umat
I : Tuhan Yesus bersabda: “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau harus berbakti.” Maka marilah kita panjatkan doa-doa sembah bakti kita kepada-Nya, sambil berseru: Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan.
L : Bagi semua yang memegang pimpinan Gereja. Semoga para pemimpin Gereja dalam menjalankan tugas perutusannya sebagai gembala tidak mudah tergoda oleh hal-hal duniawi namun selalu terarah kepada Allah demi kebahagiaan semua orang. Marilah kita mohon …
U : Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan.
L : Bagi semua yang telah menjatuhkan pilihan mau mengikuti Kristus. Semoga para pengikut Kristus semakin setia akan kebenaran Sabda-Nya dan tidak mudah digoyahkan oleh kemewahan duniawi atau keindahan lahiriah. Marilah kita mohon …
U : Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan.
L : Bagi mereka yang sedang menderita. Semoga Allah Bapa Mahabelaskasih selalu tinggal bersama dengan orang-orang yang sedang menderita sehingga melalui penderitaan itu, mereka dapat mengikuti Kristus yang juga menderita dalam puasa-Nya di padang gurun demi keselamatan kita. Marilah kita mohon …
U : Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan
L : Bagi kita yang sedang mempersiapkan diri menjelang Paska. Semoga Allah Bapa Mahasetia menuntun kita semua dalam masa Prapaska ini untuk selalu tekun dan setia melayani sesama seperti Putra-Nya, Tuhan kita, Yesus Kristus. Marilah kita mohon …
U : Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan.
I : Allah Bapa mahapengasih, karena cinta kasih-Mu yang teramat agung, hidup kami Kau beri arti yang begitu dalam. Tunjukkanlah selalu kepada kami jalan yang harus kami tempuh, yakni jalan terang-Mu sendiri, Putra-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus.
U : Amin.

LITURGI EKARISTI

Lagu Persiapan Persembahan: 481/490

Doa Atas Persembahan
I : Ya Allah, kami mohon, semoga hidup kami selaras dengan kurban yang kami persembahkan ini, sebab dengan persembahan ini kami merayakan awal masa puasa suci, yang merupakan tanda keselamatan kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin

DOA SYUKUR AGUNG

Dialog Pembuka
I : Tuhan bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
I : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U : Sudah kami arahkan.
I : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U : Sudah layak dan sepantasnya.

Prefasi  Prapaskah Tuhan dicobai

Kudus

Anamnese
I : Marilah mewartakan misteri iman kita.
U : Setiap kali kami makan roti ini, dan minum dari piala ini, wafatMu Tuhan, kami wartakan hingga Engkau datang.

Bapa Kami

Doa Damai
I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu; dan berilah kami damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu. Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U : Amin
I : Semoga damai Tuhan selalu bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.

Pemecahan Roti

Persiapan Komuni
I : Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah saudara-saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.
U : Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

Komuni

Lagu Komuni PS: 601, 602

DOA SINODE
Adsumus Sanctae Spiritus

L : Kami berdiri di hadapan-Mu, ya Roh Kudus, pada saat kami berkumpul di dalam nama-Mu. Bersama-Mu sendiri yang membimbing kami, membuat diri-Mu nyaman berdiam di hati kami. Ajarilah kami jalan yang harus kami tempuh, dan bagaimana kami harus mengikuti jalan itu.
U : Kami lemah dan berdosa, jangan biarkan kami mendukung kekacauan. Jangan biarkan kebodohan menuntun kami ke jalan yang salah. Jangan pula keberpihakan mempengaruhi tindakan-tindakan kami.
L : Kiranya kami menemukan di dalam Engkau kesatuan kami, agar kami boleh berjalan bersama menuju kehidupan abadi dan tidak menyimpang dari jalan kebenaran dan apa yang benar.
U : Semua ini kami mohon kepada-Mu, yang berkarya di setiap tempat dan waktu, dalam persekutuan dengan Bapa dan Putra, untuk selama-lamanya. Amin

Doa Sesudah Komuni
I : Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber kehidupan, kami bersyukur atas rejeki surgawi yang telah kami santap. Kami mohon, jadikanlah kami putra-putri-Mu, yang hidup berkat Sabda dan Roh Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan dan Pengantara kami.
U : Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman 

Berkat dan Pengutusan
I : Tuhan bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
I : Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati saudara sekalian, Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U : Amin
I : Saudara-saudari, pergilah, misa sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.

Lagu Penutup PS : 606

Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org

Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Advertisements
Advertisements