Santo Ernestus

Santo Ernestus adalah seorang Abbas biara Benediktin di Zwiefalten, Jerman pada abad ke-12. Ia mendampingi para Crusaders (Tentara Salib) dalam perang Salib ke-2 yang berlangsung antara tahun 1145 sampai 1149. Ia tergugah oleh khotbah Santo Bernardus yang meminta agar para imam dan biarawan ikut juga mendampingi para tentara dalam Perang Salib untuk membebaskan Tanah Suci dari pendudukan bangsa Arab.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, Ernestus berpesan kepada para biarawan di biaranya; “Kematian yang menanti bukanlah masalah bagiku, selama hal itu memungkinkan aku untuk dapat menderita demi kasih Kristus.”

Perang Salib ke-2 ini dipimpin oleh Kaisar Conrad III dari Jerman, saudara Kaisar Otto dari Freising dan St.Ernest yang memimpin para imam dan biarawan. Perang ini tidak berhasil. Di antara dua atau tiga lakh tentara Kristen yang berangkat berperang, hanya beberapa ratus yang dapat kembali dua tahun kemudian.

Santo Ernestus sendiri tidak pernah mencapai Yerusalem. Ia tertangkap dalam perjalanan ke Yerusalem pada tahun 1148 dan dibawa sebagai tawanan ke Mekah oleh seorang komandan dari raja Persia. Disana ia diberi pilihan; masuk Islam atau dibunuh. Dia menolak murtad. Karena itu ia disiksa dan dibunuh sebagai seorang martir Kristus.

Baca juga : Santo Leonardus dari Noblac

Arti Nama

Diturunkan dari kata Jermanik eornost yang berarti : “Serius”.

Data

Perayaan : 7 November

Lahir : Hidup pada abad ke-12 (tanggal dan tahun lahir tidak diketahui)

Kota asal : Stei├člingen Jerman

Wafat : Martir – Ditangkap dalam perjalanan menuju Yerusalem dan dihukum mati di Mekah pada tahun 1148

Beatifikasi : –

Kanonisasi : Tidak ada catatan

Bila anda memiliki informasi tentang Kanonisasi Santo Ernestus, Harap menghubungi admin

Referensi : Wikipedia

Advertisements
Advertisements