Makna Korona Adven

Korona Adven berbentuk sebuah lingkaran yang diuntai dengan daun-daun pinus atau cemara dan di atasnya dipasang empat lilin (tiga lilin berwarna ungu dan satu lilin berwarna merah muda) serta ditambah asesoris lainnya berupa pita berwarna ungu dan merah.

Puncak perayaan Natal adalah tanggal 25 Desember, namun karena berbagai tradisi yang ada, maka Natal sudah terasa semaraknya mulai awal Desember sampai puncaknya tanggal 25 Desember nanti. Bagi umat Katolik, Natal dirayakan mulai tanggal 25 Desember sampai tanggal 6 Januari yang disebut sebagai Hari Raya Epifani (Hari Raya Penampakan Tuhan).

Selama persiapan menunggu Natal disebut sebagai masa penantian kedatangan Tuhan atau disebut juga masa Adven yang berasal dari bahasa Latin Adventus yang berarti kedatangan. Masa Adven berlangsung selama 4 minggu mulai dari Minggu Adven I sampai Minggu Adven IV. Tahun 2021 ini, Minggu Adven pertama dimulai tanggal 28 November 2021.

Tradisi Adven pada awalnya tidak berasal dari gereja Katolik Roma, tetapi merupakan tradisi Gereja Timur untuk mempersiapkan Epifani yang jatuh pada tanggal 6 Januari yang dikenal sebagai Hari Raya Penampakan Tuhan, dimana pada peristiwa tersebut orang Majus menjumpai kanak-kanak Yesus. Bagi Gereja Timur, itulah Natal yang diperingati secara meriah.

Bagi umat Kristen Katolik Roma dan Kristen Protestan masa Adven adalah masa menyiapkan diri untuk menyambut pesta Natal. Dalam tradisi Katolik sendiri masa Adven dihayati dengan melakukan ibadat bersama dan puasa. Selain itu terdapat lilin-lilin Adven yang menghiasi lingkaran Adven atau yang disebut Korona Adven.

Korona Adven berbentuk sebuah lingkaran yang diuntai dengan daun-daun pinus atau cemara dan di atasnya dipasang empat lilin (tiga lilin berwarna ungu dan satu lilin berwarna merah muda) serta ditambah asesoris lainnya berupa pita berwarna ungu dan merah.

Apa makna dari simbol dari korona Adven itu?

Korona Adven Berbentuk Suatu Lingkaran

Lingkaran merupakan bentuk tanpa awal dan akhir. Lingkaran ini melambangkan Tuhan yang abadi. Kita diajak untuk merenungkan bagaimana kehidupan kita, di sini dan saat ini, ikut ambil bagian dalam rencana keselamatan Allah yang kekal dan bagaimana kita berharap pula dapat turut ambil bagian dalam kehidupan kekal di kerajaan surga.

Korona Adven Terbuat Dari Tumbuh-Tumbuhan Segar

Kristus datang guna memberi kita hidup baru melalui sengsara, wafat dan kebangkitanNya. Warna hijau dedaunan adalah simbol pengharapan, dan biasanya dipilih adalah daun Pinus atau cemara yang tak kunjung putus.

Warna hijau juga melambangkan Kristus, yang mati namun hidup kembali untuk selamanya. Kristus datang ke dunia untuk memberikan kehidupan yang tahan pada bermacam-macam musim. Daun cemara tidak rontok dan tetap hijau pada musim gugur dan pada musim dingin. Sebuah ungkapan pengharapan yang tak kunjung putus dan tanpa akhir bagi kita.

Tiga Batang Lilin Berwarna Ungu dan Satu Lilin Berwarna Merah Muda

Warna ungu melambangkan tobat, keprihatinan, mati raga atau berkabung, persiapan dan kurban. Dua lilin ungu dinyalakan pada Minggu Adven pertama dan Minggu Adven kedua. Warna merah muda melambangkan hal yang sama, lilin ini dinyalakan pada Minggu Adven ketiga yang disebut Minggu Gaudate, saat kita bersukacita, karena persiapan kita sekarang sudah mendekati akhir. Warna merah muda melambangkan cinta kasih. Lilin ungu berikutnya dinyalakan pada Minggu Adven keempat.

Lilin Sebagai Lambang Terang

Terang itu sendiri adalah lambang Kristus yang datang ke dalam dunia untuk menghalau kuasa gelap kejahatan dan menunjukkan kepada kita jalan kebenaran. Gerak maju setiap lilin dinyalakan satu persatu setiap minggu menunjukkan kesiapan kita untuk berjumpa dengan Kristus.

Persiapan, kerinduan dan harapan kita tidak serta merta melainkan tahap demi tahap. Kerinduan kita yang semakin besar akan Yesus yang datang sebagai Terang Dunia yang memuncak pada Hari Natal yang diperingati setiap tanggal 25 Desember.

Dari pemaparan di atas, maka selayaknyalah Natal disiapkan dengan membersihkan rumah hati kita melalui pertobatan agar Kristus dapat lahir kembali di hati kita. Kalau kita mempersiapkan diri dengan baik, maka kita akan mengalami Kristus yang hadir di dalam hati kita.

Kristus yang datang dalam kesederhanaan dalam kerendahan hatiNya di sebuah gua akan lahir pula di hati kita. Jika Kristus telah lahir di hati kita, maka kita akan memiliki tujuan yang sama dengan Inkarnasi Kristus yaitu untuk mengasihi dan dan memberikan diri kita pada sesama. Inilah makna Natal sesungguhnya.

Semoga masa Adven ini dapat kita isi dengan berbagi kasih pada sesama sehingga hati kita boleh menjadi palungan yang indah bagiNya.

Selamat memasuki masa Adven dan mempersiapkan diri untuk menyambut Natali. Tuhan memberkati. (dp)

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org

Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Advertisements
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.