Kerinduan Umat Galilea Pada Bunda Maria

Kerinduan umat Galilea pada Bunda Maria terlunaskan pada Rabu petang, 6 Oktober 2021. Dengan segala keterbatasannya, umat di Lingkungan Agustinus, Wilayah Galilea, Banyubiru, berkumpul di rumah salah satu warga guna bersatu di dalam doa.

Sejumlah 30 umat di lingkungan yang berada di kaki pegunungan itu hadir untuk mengikuti Perayaan Ekaristi Bulan Rosario Minggu Ke-1.

Kerinduan Umat Galilea Pada Bunda Maria

Mereka rindu berkumpul untuk bersama memuji dan memuliakan Tuhan. Mulai dari anak-anak usia dini hingga Lansia, turut hadir mengikuti Misa Bulan Rosario secara live streaming yang diselenggarakan oleh Gereja Santo Yusup Ambarawa.

Kerinduan umat untuk berkumpul dan berdoa bersama ini sangat terasa, mengingat pandemi telah mengubah tata kebiasaan mereka, bahkan dalam tataran berdoa dan memuji Tuhan sekalipun.

Bulan Rosario Bersama Umat di Galilea

Dengan segala keterbatasan yang ada, umat tetap menjalankan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak serta tak lupa mencuci tangan.

Bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Rosario. Hampir di semua lingkungan, umat mendaraskan Doa Salam Maria, baik secara individu, dalam keluarga, hingga bersama umat yang lain. Kegiatan Doa Rosario Bersama ini menjadi sedikit berbeda di masa Pandemi ini ketika umat harus menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan, baik mencuci tangan, memakai masker, hingga menjaga jarak. Namun demikian, pandemi tak menyurutkan semangat umat untuk berdevosi pada Sang Bunda.

Baca juga : Bertumbuh Dan Memperteguh Iman Lewat Doa Rosario

Advertisements
Advertisements

2 thoughts on “Kerinduan Umat Galilea Pada Bunda Maria

Leave a Reply

Your email address will not be published.